Kata Share | Mas Sehat | Ston SEO Responsif Blogger Template

Apakah Senioritas Masih Perlu di Terapkan ?

Apakah Senioritas Masih Perlu di Terapkan di Sekolah atau Universitas ?

Menurut saya senioritas adalah seseorang yang duluan memasuki Sekolah atau Universitas tanpa mengenal umur. Kenapa tanpa mengenal umur? Karena tidak jarang ada Siswa Baru atau Mahasiswa Baru yang lebih tua dari seniornya. Menurut KBBI senioritas adalah keadaan yang lebih tinggi dalam pangkat, pengalaman, dan usia. Prioritas status atau tingkatan yang diperoleh dari umur atau lamanya bekerja atau bersekolah. Kesimpulan, senioritas adalah keadaan atau ajang bagi orang yang memiliki pangkat yang lebih tinggi, dimana keinginan seniorlah yang harus menjadi nomor satu sedangkan kemauan junior adalah kesekian.
Senioritas berasal dari kata senior yang mempunyai pasangan kata Junior yang mana Junior berarti kebalikannya yaitu adik, bawahan, yang lebih rendah. Kata senior yang ditambah dengan imbuhan-itas memiliki makna suatu bentuk perbuatannya. Secara gartis besar istilah Senioritas dapat melahirkan tingkatan-tingkatan (strata) dalam kehidupan sehari-hari. Senioritas sering kali diartikan dengan kekerasan yaitu perbuatan dari orang berkuasa atau yang lebih tua kedudukannya terhadap bawahannya. Sebenarnya senioritas tidak berarti kekerasan melainkan kekerassan adalah salah satu bentuk senioritas yang negarif.

Pernahkah kalian mendengar kata ini "Senior Tidak Pernah Salah" ? Kata ini menjadi tenar dimana-mana. Senior yang tidak pernah salah? Apakah sobat yakin kalau senior tidak pernah melakukan kesalahan! Bukankah tidak kekerasan atau tindakan memperbodohkan junior merupakan kesalahan mereka. Senior menjadi contoh bagi juniornya berarti senior harus menjadi contoh yang baik bagi juniornya bukannya malah mencontohkan hal-hal yang tidak seharusnya!
Apa untung dari senior untuk junior? Menurut saya, banyak sekali untungnya jika kita akrab dengan senior karena dia bisa mengajarkan materi yang lebih duluan dia dapatkan. Dan senior lebih berpengalaman dari pada juniornya tetapi sudah sangat banyak junior yang takut dengan seniornya. Senioritas tidak akan pernah hilang karena Junior yang dulunya dipermainkan oleh Seniornya pasti akan memperlakukan hal yang sama ke Juniornya nantinya. Ini biasa disebut sebagai ajang pembalas dendam.

Yang seharusnya dilakukan oleh senior yaitu:
1. Mendidik juniornya agar tidak melakukan pelanggaran dengan peraturan ditempat barunya.
2. Menghormati orang yang lebih tua.

Tetapi, banyak senior yang menyalahgunakan posisinya sebagai senior. Mereka menganggap kalau mereka senior berhak menghukum atau menyuruh juniornya melakukan hal yang tidak baik dan mereka malah menganggap hal itu mungkin menyenangkan dan menikmati hal itu. Dikatakan menyenangkan karena mereka dapat melakukan hal yang semena-mena terhadap junior yang notabane tidak mungkin melawan seniornya jika tidak ingin mendapat hukuman atau perintah yang lebih berat lagi. Jadi, mereka terpaksa melakukan walaupun mereka sebenarnya tidak suka dari pada mendapatkan hukuman yang lebih berat lagi.

Senioritas tentu saja membawa banyak dampak negatif. Terkadang orang mendengar kata "Senioritas" sudah langsung berpikir banyak dampak negatifnya. Dibawah ini adalah beberapa dampak negatif dari senioritas, yaitu:
  • Senior sering memberi perlakuan semena-mena yang mungkin saja melanggat HAM. Tetapi mereka tidak peduli.
  • Melanggar HAM dan bersift menganiaya yang lebih lemah.
  • Membuat rasa takut junior.
  • Mungkin terjadi hal yang tidak diinginkan.
  • Memberi kesan yang buruk pada sekolah yang senioritasnya tinggi.
  • Rantai senioritas dan lain-lain
Senior kadang memberi perlakuan yang semena-mena kepada juniornya. Hal ini mungkin dikarenakan sang senior sangat kesal terhadap juniornya yang menurutnya belagu. Dari perlakuan semena-mena itu pastinya akan melanggat HAM dan akan membuat rasa takut junior. Imbasnya bila senior memperlakukan junior sudah terlalu berat, akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dari hal yang tidak diinginkan tersebut, informasi tentang senioritas itu akan menyebar dan membuat nama sekolah atau universitas sekolah tercoreng. Namun, senioritas tidak akan berhenti jika tidak benar-benar dihentikan dan tidak ada rasa dendam.

Disetiap masalah pasti selalu ada jalan atau solusinya. Termaksud dalam kasus senioritas ini. Untuk menghindari kasus senioritas, dibawah ini beberapa solusinya yaitu:
  1. Tidak diadakan lagi masa orientasi siswa yang bersifat kekerasan fisik maupun mental tetapi lebih kepada yang positif.
  2. Lebih diajarkan mengenai dampak senioritas dan junioritas.
  3. Senioritas harus memberi contoh yang baik kepada juniornya supaya para junior saat sudah menjadi senior juga berlaku demikian.
  4. Jangan pernah ada rasa dendam karena rasa dendam merupakan rantai senioritas.
  5. Guru atau dosen harus selalu mengawasi apa saja yang dilakukan senior.
  6. Memberi penyuluhan dan dampak-dampak dari senioritas di dalam kegiatan belajar mengajar.
Itu merupakan beberapa solusi dalam permasalahan senioritas. Solusi-solusi ini bila dikerjakan mudah-mudah ampuh untuk menghentikan sikap senioritas. Tapi berhentinya senioritas harus ada didalam hati senior dan junior itu sendiri untuk mengubah sikapnya.

Sangat banyak contoh-contoh dari senioritas, baik yang sudah diungkap media atau pun belum yang terungkap. Contoh serius dari sikap senioritas yaitu, peristiwa senioritas yang terjadi di Institut Pendidikan Dalam Negeri atau IPDN. Rinciannya, peristiwa itu terjadi pada tahun 2007. Dikabarkan senioritas yang terjadi sudah kelewatan batas yang menyebabkan 4 orang meninggal dunia. Mereka meninggal dunia diduga karena terluka akibat dipukuli oleh para senior mereka. Hal ini menunjukkan bahwa para senior di IPDN telah bersikap semena-mena terhadap para juniornya. Dan masih banyak lagi contoh senioritas yang lain. Contoh seperi ini jangan kita tiru tetapi kita jadikan sebagai pelajaran, agar kita tidak menjadi pelaku ataupun menjadi korban.

Itulah tadi pembahasan mengenai senioritas. Semoga artikel "Apakah Senioritas Masih Perlu di Terapkan ?" bermanfaat untuk sobat. Terima kasih.
Terima kasih telah membaca artikel tentang Apakah Senioritas Masih Perlu di Terapkan ? di blog 09Blogspot jika anda ingin menyebar luaskan artikel ini di mohon untuk mencantumkan link sebagai Sumbernya, dan bila artikel ini bermanfaat silakan bookmark halaman ini diwebbroswer anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.

Artikel terbaru :

Kata Share | Mas Sehat | Ston SEO Responsif Blogger Template

2 komentar

kebanyakn senior mmperlakukn junior dngn semena-mena. sy kurang setuju dngn seniortitas krena tdk brjalan sesuai fungsinya.

Balas

Maka dari itu perlu ada perubahan dalam sistem universitas atau sekolah.

Balas

Silahkan anda berikan kritik atau saran yang bersifat membangun agar Blog ini dapat lebih baik lagi . Terima Kasih